Kamis, 21 April 2016

Aku

Egois, menang sendiri
Pentingkan apa yang disuka
Dibanding yang dibutuhkan

Jika dibohongi
Hanya menyendiri
Perlahan,
Memilih untuk pergi

Tak pernah menilai seseorang
Terkecuali dari sikapnya

Sangat tak suka diabaikan

Hatinya mudah luluh
Sangat tidak tega

Terlihat tegar di luar
Namun rapuh di dalam

Menolong
Dilakukan dengan tulus

Terlihat seperti sosok yang tak pernah menangis
Namun
Mudah menitikkan air mata

Selalu menyesuaikan diri
Dimanapun sedang berada

Mudah memaafkan
Namun sulit melupakan

Emosi,
Marah,
Lebih suka disembunyikan

Tak mudah marah
Namun dapat merasa jengkel sangat mudah

Dapat menangis,
Tertawa disaat yang sama

Tak suka dikekang
Tak suka membual

Ketika baik,
Sangatlah atraktif
Ketika buruk,
Tak ada lagi kata toleransi

Bukan pembohong yang baik
Karena dilahirkan sebagai pribadi yang jujur dan terbuka
Tak suka diperintah
Memilih melakukan jika memang menginginkan

Ya
Seperti inilah aku
Terlahir sebagai manusia
Yang jauh dari kata sempurna

Rindu

Aku pernah berjuang
Namun gagal
Aku pernah berharap
Namun pupus
Aku pernah bermimpi
Namun lari

Salahkah aku selama ini

Kemana aku harus pergi
Berlanjut
Atau berhenti

Manakah jalan yang harus kupilih
Aku tak mau larut bersedih

Jalan lurus
Atau jalan berliku
Jalan mulus
Atau jalan berbatu

Sampai kapan
Sampai kapan aku terus begini
Sampai aku tak punya harapan lagi
Atau sampai aku tak disini lagi

Berat derita ini
Keras hidup ini

Menyerah
Aku tak sebodoh itu
Kalah
Aku tak selemah itu

Tuhan
Aku memohon kepadamu
Bawalah aku ke jalan Mu
Aku rindu diriku
Yang tak mengeluh seperti saat itu