Hampa
Hidupku hampa
Hampa tanpamu
Hampa tanpa mempelajarimu
Hampa tanpa mengingatmu
Hampa tanpa membacamu
Kehadiranmu mengubah segalanya
Kau bukakanku pintu
Kau ajariku
Yang tak kuketahui sebelumnya
Darimu
Aku juga mengenal banyak
Banyak orang memotivasiku
Mengajariku untuk terus semangat
Memang sulit
Sulit bagiku melupakanmu
Sulit bagiku menghilangkanmu
Menghapusmu dari memoriku
Terlalu dalam aku menggalimu
Hingga diri ini tak mampu
Pergi jauh meninggalkanmu
Rabu, 02 November 2016
Selasa, 03 Mei 2016
Yang Tertinggal
Hidup di dunia ini
Memang tak selamanya berjalan mulus
Roda kehidupan
Terus berputar tiada henti
Ada kalanya kita di atas
Ada juga saatnya kita di bawah
Mungkin
Kamu terlalu nyaman
Hingga tak pedulikan
Apapun yang ada di bawahmu
Namun,
Saat di bawah
Kau terus mengeluh
Rapuh
Seakan pikiranmu terus keruh
Menangis..
Terkikis..
Teriris..
Terus saja
Bagaimana tidak
Kamu harus apa
Apa yang akan kamu lakukan
Bagaimana rasanya
Tertinggal jauh
Berribu-ribu langkah
Saat di puncak
Semua orang berteriak
Bersorak
Sambut meriah kehadiranmu
Menemani selalu
Kapanpun
Dimanapun adanya dirimu
Saat jauh
Semua orang tiada di dekatmu
Entah mereka yang pergi
Atau kamu yang memang lari
Kini
Kamu memang sendiri
Tiada kawan disisi
Namun,
Janganlah kesendirianmu
Membawa pahit perjalananmu
Jadikanlah
Kesendirianmu ini
Sebagai awal
Kau temukan dirimu yang sejati
Memang tak selamanya berjalan mulus
Roda kehidupan
Terus berputar tiada henti
Ada kalanya kita di atas
Ada juga saatnya kita di bawah
Mungkin
Kamu terlalu nyaman
Hingga tak pedulikan
Apapun yang ada di bawahmu
Namun,
Saat di bawah
Kau terus mengeluh
Rapuh
Seakan pikiranmu terus keruh
Menangis..
Terkikis..
Teriris..
Terus saja
Bagaimana tidak
Kamu harus apa
Apa yang akan kamu lakukan
Bagaimana rasanya
Tertinggal jauh
Berribu-ribu langkah
Saat di puncak
Semua orang berteriak
Bersorak
Sambut meriah kehadiranmu
Menemani selalu
Kapanpun
Dimanapun adanya dirimu
Saat jauh
Semua orang tiada di dekatmu
Entah mereka yang pergi
Atau kamu yang memang lari
Kini
Kamu memang sendiri
Tiada kawan disisi
Namun,
Janganlah kesendirianmu
Membawa pahit perjalananmu
Jadikanlah
Kesendirianmu ini
Sebagai awal
Kau temukan dirimu yang sejati
Kamis, 21 April 2016
Aku
Egois, menang sendiri
Pentingkan apa yang disuka
Dibanding yang dibutuhkan
Jika dibohongi
Hanya menyendiri
Perlahan,
Memilih untuk pergi
Tak pernah menilai seseorang
Terkecuali dari sikapnya
Sangat tak suka diabaikan
Hatinya mudah luluh
Sangat tidak tega
Terlihat tegar di luar
Namun rapuh di dalam
Menolong
Dilakukan dengan tulus
Terlihat seperti sosok yang tak pernah menangis
Namun
Mudah menitikkan air mata
Selalu menyesuaikan diri
Dimanapun sedang berada
Mudah memaafkan
Namun sulit melupakan
Emosi,
Marah,
Lebih suka disembunyikan
Tak mudah marah
Namun dapat merasa jengkel sangat mudah
Dapat menangis,
Tertawa disaat yang sama
Tak suka dikekang
Tak suka membual
Ketika baik,
Sangatlah atraktif
Ketika buruk,
Tak ada lagi kata toleransi
Bukan pembohong yang baik
Karena dilahirkan sebagai pribadi yang jujur dan terbuka
Tak suka diperintah
Memilih melakukan jika memang menginginkan
Ya
Seperti inilah aku
Terlahir sebagai manusia
Yang jauh dari kata sempurna
Pentingkan apa yang disuka
Dibanding yang dibutuhkan
Jika dibohongi
Hanya menyendiri
Perlahan,
Memilih untuk pergi
Tak pernah menilai seseorang
Terkecuali dari sikapnya
Sangat tak suka diabaikan
Hatinya mudah luluh
Sangat tidak tega
Terlihat tegar di luar
Namun rapuh di dalam
Menolong
Dilakukan dengan tulus
Terlihat seperti sosok yang tak pernah menangis
Namun
Mudah menitikkan air mata
Selalu menyesuaikan diri
Dimanapun sedang berada
Mudah memaafkan
Namun sulit melupakan
Emosi,
Marah,
Lebih suka disembunyikan
Tak mudah marah
Namun dapat merasa jengkel sangat mudah
Dapat menangis,
Tertawa disaat yang sama
Tak suka dikekang
Tak suka membual
Ketika baik,
Sangatlah atraktif
Ketika buruk,
Tak ada lagi kata toleransi
Bukan pembohong yang baik
Karena dilahirkan sebagai pribadi yang jujur dan terbuka
Tak suka diperintah
Memilih melakukan jika memang menginginkan
Ya
Seperti inilah aku
Terlahir sebagai manusia
Yang jauh dari kata sempurna
Rindu
Aku pernah berjuang
Namun gagal
Aku pernah berharap
Namun pupus
Aku pernah bermimpi
Namun lari
Salahkah aku selama ini
Kemana aku harus pergi
Berlanjut
Atau berhenti
Manakah jalan yang harus kupilih
Aku tak mau larut bersedih
Jalan lurus
Atau jalan berliku
Jalan mulus
Atau jalan berbatu
Sampai kapan
Sampai kapan aku terus begini
Sampai aku tak punya harapan lagi
Atau sampai aku tak disini lagi
Berat derita ini
Keras hidup ini
Menyerah
Aku tak sebodoh itu
Kalah
Aku tak selemah itu
Tuhan
Aku memohon kepadamu
Bawalah aku ke jalan Mu
Aku rindu diriku
Yang tak mengeluh seperti saat itu
Namun gagal
Aku pernah berharap
Namun pupus
Aku pernah bermimpi
Namun lari
Salahkah aku selama ini
Kemana aku harus pergi
Berlanjut
Atau berhenti
Manakah jalan yang harus kupilih
Aku tak mau larut bersedih
Jalan lurus
Atau jalan berliku
Jalan mulus
Atau jalan berbatu
Sampai kapan
Sampai kapan aku terus begini
Sampai aku tak punya harapan lagi
Atau sampai aku tak disini lagi
Berat derita ini
Keras hidup ini
Menyerah
Aku tak sebodoh itu
Kalah
Aku tak selemah itu
Tuhan
Aku memohon kepadamu
Bawalah aku ke jalan Mu
Aku rindu diriku
Yang tak mengeluh seperti saat itu
Langganan:
Komentar (Atom)